Relawan Lintas Iman Turun Jaga Sholat Idul Adha di Bantul dan Sleman
FMKI DIY — Relawan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) bersama Relawan Katolik Paroki Santa Theresia Sedayu melaksanakan kegiatan cipta kondisi untuk mendukung pengamanan pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di sejumlah wilayah Kabupaten Bantul dan Sleman, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan pengamanan dilakukan di wilayah Kapanewon Sedayu yang meliputi Kalurahan Argodadi, Argorejo, Argosari, dan Argomulyo, serta di wilayah Kapanewon Moyudan yang mencakup Kalurahan Sumbersari dan Sumberagung. Para relawan membantu menciptakan situasi aman dan tertib di sejumlah titik pelaksanaan Sholat Idul Adha, termasuk pengaturan lalu lintas, parkir, dan kenyamanan jamaah selama ibadah berlangsung.
Ketua FMKI DIY, Mathias Yuswo, mengatakan keterlibatan relawan dilakukan di sejumlah lokasi pelaksanaan Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban di Bantul dan Sleman.
“Relawan turut membantu pengamanan di Masjid Solikhin Klangon Argosari Sedayu Bantul, Lapangan Argorejo Sedayu Bantul, Lapangan Argomulyo Sedayu Bantul, lokasi kurban Argomulyo Sedayu Bantul, serta Lapangan Menulis dan Lapangan Sumberagung di Moyudan Sleman,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menjaga kerukunan antarumat beragama di Daerah Istimewa Yogyakarta. Para relawan diterjunkan sejak pagi hari untuk membantu kelancaran kegiatan ibadah hingga proses penyembelihan kurban di beberapa lokasi.
Kehadiran relawan lintas iman itu juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Selain membantu pengamanan, para relawan dinilai mampu menciptakan suasana kebersamaan dan memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, FMKI Wates Kulon Progo yang terdiri atas unsur Pemuda Katolik, Wanita Katolik, dan warga Katolik turut ambil bagian dalam pengamanan dan pengaturan parkir di kawasan Alun-alun Wates serta sejumlah lapangan di sekitar Kota Wates yang digunakan sebagai lokasi Sholat Idul Adha.
Koordinator kegiatan FMKI Wates Kulon Progo, Stefanus Sudarsono, mengatakan keterlibatan relawan menjadi bagian dari komitmen menjaga harmoni sosial dan memperkuat persaudaraan antarumat beragama di wilayah Kulon Progo.
“Kami ingin hadir dan terlibat langsung dalam menjaga suasana damai dan kebersamaan di masyarakat. Ini adalah bentuk nyata persaudaraan lintas iman,” katanya.
Kegiatan pengamanan yang melibatkan relawan lintas agama tersebut menjadi gambaran semangat gotong royong dan toleransi yang terus tumbuh di tengah masyarakat Yogyakarta. Kehadiran para relawan di lokasi ibadah juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan Sholat Idul Adha.
.jpeg)
